Kebakaran Pabrik Tempe Di malang Tewaskan Lima Pekerja

Ben-ost.com – Sebanyak lima pekerja menjadi korban dalam kebakaran yang terjadi di slah satu pabrik kripik tempe yang ada di Malang. Kelima korban tersebut tewas terpanggang didalam pabrik kripik tempe.

Dua diantara kelima korban tewas tersebut merupakan ibu beserta anaknya. Pabrik tempe yang mengalami kebakaran tersebut terletak di Jalan Raya Candi V, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang. Mereka adalah Sarmini (50), ibu dari Anifatu Jahro (25), yang beralamat di Desa Petungsewu, Dau, Kabupaten Malang.

“Bu Sarmini adalah ibunya dari Ani, yang tinggal di Petungsewu. Mereka bekerja di pabrik itu,” kata Paiah kakak kandung Sarmini di kamar jenazah RSSA Malang, Rabu (4/10/2017).

Korban yang lainnya diketahui bernama Iis juga merupakan salah satu tetangga Ani. Mereka sama-sama bekerja di pabrik keripik milik Samuel (63) tersebut. Selain itu juga ada Ningsih (40), merupakan istri dari Taufik satu dari dua korban selamat dari peristiwa.

“Ningsih itu istri dari Taufik, mereka adalah pasangan suami istri yang bekerja disana,” ujar kerabat Ningsih, Supiati ditemui terpisah.

Polres Malang Kota akan melakukan identifikasi para korban untuk memastikan identitas mereka. Tim DVI dilibatkan untuk mengungkap jati diri para korban.

“Tim DVI akan melakukan identifikasi identitas korban yang sebenarnya, agar nanti memudahkan penyerahan jenazah kepada keluarga,” ujar Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan di RSSA Malang.

Lima korban tewas dalam kebakaran pabrik keripik tempe di Jalan Raya Candi, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang. Mereka adalah Sarmini (50), warga Kucur, Dau, Kabupaten Malang, Iis, dan Anifatuh Jahro (25), mereka warga Petungsewu, Dau, Kabupaten Malang, Suwarno alias Ableh (34) dan Ningsih (40), keduanya warga Jalan Raya Candi, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang. Sementara korban selamat adalah Yudi serta Taufik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *