Supir Taksi Di Magelang Tolak Ojek Online

Ben-ost.com – Hadirnya ojek online di Kota Magelang menjadikan para sopir angkutan dan taksi mendatangi kantor Dishub Kota Magelang yang berada di Jl Sudirman, Mertoyudan. Mereka menolak dengan adanya ojek online di Magelang. Dengan adanya ojek online di Magelang pendapatan mereka mengalami penurunan.

“Kami minta operasional ojek berbasis online untuk ditutup. Seperti yang dilakukan di Kota Salatiga,” kata Koordinator Forkam, Darsono, saat menyampaikan aspirasinya di kantor Dinas Perhubungan Kota Magelang, Senin (31/7/2017).

Darsono bersama dengan beberapa perwakilan sopir taksi dan angkutan mendatangi kantor Dishub Kota Magelang di Jl Sudirman, Mertoyudan, sambil membawa angkutan masing-masing.

Menurut Darsono, tuntutan pemberhentian operasional ojek online tersebut lantaran berdampak pada penghasilan mereka yang mengalami penurunan. Keberadaan ojek online itu sendiri sudah ada sejak dua bulan terakhir.

“Sebelum ada ojek online, pendapatan kru angkutan sudah berkurang. Ditambah dengan adanya ojek online, dikhawatirkan pendapatan semakin berkurang,” katanya.

Untuk diketahui, jumlah angkutan kota yang ada di Kota Magelang saat ini mencapai 335 unit dan taksi 50 unit.

Sementara, Kepala Dishub Kota Magelang, Suryantoro meminta para kru angkutan kota dan taksi untuk bersabar. Pihaknya akan menelusuri lebih dulu izin usaha dari ojek online di Kota Magelang.

“Sebagai langkah awal, kami akan memasang spanduk untuk larangan ngetem di halte-halte karena bukan pangkalan ojek,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *