Tersangka Pengoplos Miras Maut Diamankan Kepolisian Bandung

Ben-ost.com – Pria yang diketahui berinisial S saat ini sedang menjadi sasaran pemburuan para petugas kepolisian. S diketahui merupakan seorang pemilik rumah yang sekaligus merupakan tersangka pengoplos minuman keras yang mengakibatkan puluhan warga tewas. Korban yang berjumlah puluhan orang tersebut merupakan warga di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat.

“Yang pemilik rumah, yang ngoplos itu sedang dikejar. Inisialnya S,” kata Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Jalan Raya Limbangan, Balubur Limbangan, Rabu (11/04/18).

Miras yang telah dirracik oleh tersanka berhasil menkiakan 52 nyawa warga terenggut. Jumlah dari 52 warga yan tewas tersebut tersebar di Kabupaten Bandung, Sukabumi dan Kota Bandung. Petugas kepolisian telah berhasil menangkap 8 orang yang bertindak sebagai penjual dan peracik miras oplosan. “Total semua 8 orang diamankan. Palabuhanratu empat, tiga di Cicalengka. Itu penjual, peracik,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian telah berhasil mendapatkan bukti hasil uji labolatorium kandungan miras oplosan yang menewaskan 41 orang di Cicalengka. Miras oplosan tersebut mengandung methanol, alkohol yang biasa terkandung dalam spirtus.

Untuk mencegah korban akibat miras oplosan terus berjatuhan. Agung telah mengintruksikan jajarannya untuk memberantas peredaran miras oplosan khususnya di Jawa Barat.

“Kita akan razia masiv dibantu semuanya. Sehingga Jabar bebas dari miras,” tandas Agung. Sementara itu Polres Sukabumi Kota (Sukot) mengamankan ratusan botol minuman beralkohol (minol) dari sejumlah titik.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo menjelaskan minol itu diperoleh dari sejumlah toko kelontongan dan toko jamu dan sengaja tidak dipajang secara bebas. Ada 600 botol minol berbagai merk disita polisi, selain itu ada juga biang miras fermentasi yang dibungkus dalam botol air mineral.

“Mereka menjualnya sembunyi-sembunyi, untuk mengungkap penjualan minol ini kami menggunakan petugas yang menyamar berbekal informasi dari warga akhirnya ratusan botol ini kita amankan dari para penjual,” kata Susatyo didampingi Kasat Narkoba, AKP Maolana dan Kasat Sabhara, AKP Dedi, Rabu (11/4/2018).

Susatyo menegaskan insiden miras oplosan yang merenggut nyawa di beberapa daerah diharapkan mampu menjadi momentum genderang perang terhadap peredaran miras secara ilegal.

“Ada komunitas peminum miras ini sengaja meracik dengan bahan-bahan yang menurut mereka mungkin sebuah inovasi rasa baru padahal secara medis belum tentu aman dikonsumsi. Campurannya macem-macem, nah ini kita pelajari agar tidak terjadi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *